Saksi Ungkap Ammar Zoni Dapat Upah Rp10 Juta dari Peredaran Narkoba di Rutan

Saksi Ungkap Ammar Zoni Dapat Upah Rp10 Juta dari Peredaran Narkoba di Rutan

Silapmata.com Dunia hiburan Tanah Air kembali di guncang kabar serius yang menyeret nama besar seorang aktor ternama. Ammar Zoni, yang sebelumnya di kenal lewat berbagai peran sinetron populer, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul kesaksian mengejutkan di persidangan. Seorang saksi mengungkap dugaan bahwa Ammar menerima upah sebesar Rp10 juta dari aktivitas peredaran narkoba yang terjadi di dalam Rutan Salemba.

Pengungkapan ini sontak memancing reaksi luas dari masyarakat. Tak hanya penggemar, tetapi juga pemerhati hukum dan warganet yang mengikuti perkembangan kasus ini dengan penuh perhatian. Kesaksian tersebut membuka tabir dugaan praktik ilegal yang disebut-sebut melibatkan sejumlah pihak di balik tembok rumah tahanan, sekaligus menambah panjang daftar kontroversi yang membayangi perjalanan karier Ammar Zoni.

Kesaksian Mengejutkan di Ruang Sidang

Suasana ruang sidang mendadak tegang ketika saksi yang di hadirkan jaksa membeberkan keterangannya. Dalam kesaksiannya, saksi mengaku mengetahui adanya aliran dana yang di terima oleh Ammar Zoni, yang di duga berkaitan dengan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Angka Rp10 juta disebut sebagai bentuk “upah” atas peran tertentu yang diklaim di jalankan Ammar selama berada di dalam tahanan.

Meski demikian, kesaksian tersebut masih bersifat dugaan dan menjadi bagian dari proses pembuktian hukum. Majelis hakim mencatat keterangan saksi untuk kemudian diuji kebenarannya melalui alat bukti lain dan keterangan saksi tambahan. Pihak Ammar Zoni sendiri melalui kuasa hukumnya menegaskan bahwa klien mereka membantah tuduhan tersebut dan meminta publik menunggu hasil persidangan secara utuh.

Dugaan Pola Peredaran Narkoba di Rutan Salemba

Dalam persidangan yang sama, saksi juga mengungkap gambaran mengenai dugaan pola peredaran narkoba yang terjadi di dalam rutan. Di sebutkan bahwa barang terlarang tersebut di duga masuk melalui jalur tertentu dan di edarkan dengan sistem yang melibatkan lebih dari satu orang. Kesaksian ini mengindikasikan bahwa praktik tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan terorganisir.

Pernyataan ini kembali memantik perhatian terhadap isu lama mengenai lemahnya pengawasan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Kasus yang menyeret figur publik seperti Ammar Zoni membuat persoalan ini terasa semakin nyata di mata masyarakat. Namun demikian, aparat penegak hukum menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat. Tanpa memandang status sosial, akan di proses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Dampak Kasus terhadap Karier dan Citra Publik

Terlepas dari proses hukum yang masih berjalan, dampak pemberitaan ini terhadap karier Ammar Zoni sudah terasa signifikan. Nama Ammar kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial, dengan berbagai spekulasi dan opini bermunculan. Sejumlah penggemar menyatakan kekecewaan, sementara yang lain memilih untuk tetap memberikan dukungan dan menunggu putusan pengadilan.

Di industri hiburan, isu hukum yang berkaitan dengan narkoba kerap berdampak langsung pada kepercayaan publik dan pihak produksi. Beberapa pengamat menilai bahwa kasus ini berpotensi memperpanjang masa vakum Ammar dari dunia akting. Meski demikian, ada pula yang berpendapat bahwa masa depan kariernya masih bisa di perbaiki. Bergantung pada hasil akhir persidangan dan langkah yang di ambil Ammar setelah kasus ini selesai.

Proses Hukum dan Harapan Publik

Kasus ini kini memasuki tahap penting, di mana setiap kesaksian dan bukti akan di uji secara terbuka di pengadilan. Jaksa penuntut umum menegaskan bahwa pengungkapan aliran dana dan dugaan peredaran narkoba di rutan merupakan bagian dari upaya membongkar jaringan yang lebih luas. Sementara itu, tim kuasa hukum Ammar Zoni terus berupaya membantah tudingan dan menghadirkan saksi yang meringankan.

Publik berharap proses hukum berjalan transparan dan adil, tanpa intervensi ataupun perlakuan khusus. Kasus ini menjadi pengingat bahwa masalah narkoba masih menjadi tantangan serius, bahkan di tempat yang seharusnya steril dari praktik ilegal. Apapun hasilnya nanti, perkara yang menyeret Ammar Zoni di harapkan dapat menjadi momentum evaluasi menyeluruh bagi sistem pengawasan di rumah tahanan serta pelajaran berharga bagi dunia hiburan Indonesia.