Silap Mata – Libur Lebaran selalu menjadi momen emas bagi industri perfilman tanah air. Di tahun 2026, antusiasme penonton diprediksi akan melonjak drastis mengingat periode libur Idul Fitri 1447 H berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, menciptakan long weekend yang sangat panjang. Memanfaatkan momentum ini, sejumlah rumah produksi besar telah menyiapkan karya-karya andalan mereka.
Berikut adalah enam film Indonesia yang dijadwalkan tayang untuk menemani waktu libur Lebaran Anda di bioskop mulai pertengahan Maret 2026.
Danur The Last Chapter
Sebagai penutup dari saga horor paling fenomenal di Indonesia, Danur: The Last Chapter menjadi film yang paling dinanti. Kembali dibintangi oleh Prilly Latuconsina sebagai Risa Saraswati, film ini akan mengakhiri perjalanan Risa dengan teman-teman hantunya: Peter, William, Hendrick, Hans, dan Janshen. Cerita kali ini berfokus pada teror gaib yang mengancam Risa menjelang pernikahan adiknya, Riri (Zee Asadel). Sebagai perpisahan, MD Pictures dikabarkan memberikan kualitas visual dan ketegangan yang lebih intens dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Horor klasik tetap menjadi primadona saat Lebaran. Soraya Intercine Films kembali menghadirkan Luna Maya dalam peran ikoniknya sebagai Suzzanna. Film ketiga dalam jagat Suzzanna modern ini mengangkat tema santet dan pembalasan dendam yang kelam. Dengan latar pedesaan yang kental akan nuansa mistis era 80-an, film ini menjanjikan kengerian yang mencekam sekaligus nostalgia bagi para penggemar film horor legendaris Indonesia.
Na Willa
Bagi keluarga yang mencari tontonan hangat, Na Willa adalah pilihan yang tepat. Diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo, film ini disutradarai oleh Ryan Adriandhy (sutradara di balik film animasi Jumbo). Berlatar di Surabaya pada era 1960-an, kita akan diajak melihat dunia melalui mata Willa, seorang gadis kecil berusia enam tahun. Film drama musikal ini menawarkan cerita tentang pertumbuhan, persahabatan, dan keajaiban-keajaiban kecil dalam kehidupan sehari-hari yang sangat menyentuh hati.
Pelangi di Mars
Indonesia mulai merambah genre fiksi ilmiah dengan Pelangi di Mars. Film keluarga ini mengisahkan tentang Pelangi, manusia pertama yang lahir dan besar di planet Mars pada tahun 2100-an. Saat bumi mengalami krisis air yang parah, Pelangi bersama sahabat-sahabat robotnya harus melakukan petualangan berbahaya untuk menemukan mineral langka demi menyelamatkan planet asalnya. Visual efek yang modern dan pesan moral yang kuat menjadikannya tontonan yang edukatif sekaligus menghibur bagi anak-anak.
Senin Harga Naik
Starvision Plus menghadirkan drama keluarga dengan bumbu komedi berjudul Senin Harga Naik. Film ini menyoroti dinamika hubungan antara Mutia (Nadya Arina) dan ibunya, Retno (Meriam Bellina). Konflik bermula saat Mutia yang bekerja di perusahaan properti justru harus menangani proyek penggusuran toko roti milik ibunya sendiri. Cerita yang relatable tentang gengsi, karier, dan kasih sayang ibu ini diprediksi akan membuat penonton tertawa sekaligus menangis di bangku bioskop.
Tunggu Aku Sukses Nanti
Terakhir, ada drama inspiratif Tunggu Aku Sukses Nanti yang mengangkat isu sosial yang sangat dekat dengan momen Lebaran: tekanan keluarga. Ceritanya mengikuti Arga, seorang pemuda yang berjuang keras membuktikan kesuksesannya di hadapan keluarga besar saat mudik. Film ini menangkap keresahan anak muda tentang realitas hidup, mimpi, dan bagaimana cara mendefinisikan “sukses” yang sebenarnya di tengah ekspektasi sosial yang tinggi.

